Menjadi Penjual Yang Baik Untuk Meningkatkan Bisnis Bagian 2

Mengapa Mau Jadi Penjual?

Tidak banyak lho orang yang benar-benar ingin menjadi penjual. Bahkan sebagian besar orang memilih pekerjaan ini sebagai pilihan terakhir. Kalau tidak ada pekerjaan lain yang bisa dia lakukan.

Masyarakat umumnya tidak memandang profesi penjual sebagai profesi yang membanggakan. Mengapa demikian?

Pandangan yang negatif ini banyak disebabkan oleh perilaku para penjual itu sendiri. Masih banyak masyarakat yang menganggap kebanyakan penjual terlalu bermulut manis, suka memaksa, pandai membujuk, atau bahkan biasa menipu.

Karena itu, wajarlah kalau profesi menjual bukanlah menjadi kebanggaan dan bukan menjadi pilihan utama.

Padahal, semua bisnis pasti membutuhkan penjualan. Fungsi yang paling penting dari suatu bisnis adalah penjualan. Tanpa penjualan tidak akan ada bisnis.

Semakin baik fungsi penjualan maka semakin baik pula perusahaan. Sebaliknya, bila fungsi penjualan memburuk maka memburuk pula bisnis itu. Bahkan suatu saat perusahaan akan mengalami kebangkrutan bila tidak mampu menjual dengan harga yang cukup atau jumlah yang cukup.

Tidak banyak perusahaan yang mampu membangun fungsi penjualan yang benar-benar kuat. Sebagian besar ini akibat kompetensi SDMnya yang kurang. Personil yang jadi tim sales tidak benar-benar mau jadi penjual. Atau mereka tidak mampu menjadi penjual yang baik.

Berapa banyak kita yang benar-benar mau menjadi penjual? Termasuk Anda yang sedang membaca buku ini.

Apakah Anda benar-benar ingin menjadi penjual? Kalau jawabnya “Ya”.

Saya ingin bertanya “Mengapa Anda ingin jadi penjual?”

Sebelum Anda dapat menemukan jawabannya, saya tidak menyarankan untuk melanjutkan bacaan Anda.

Saya ingin meyakinkan Anda, bahwa alasan mengapa menjadi penjual sangat penting untuk pencapaian Anda. Kalau Anda didorong oleh sesuatu yang besar maka mungkin Anda akan berjuang dengan sangat serius dalam menjual.

Sebaliknya, kalau dorongan menjual hanya soal sepele jangan harapkan hasil yang berlimpah dari penjualan Anda. Begitu juga kalau alasan Anda hanya sekedar ikut-ikutan. Atau alasan Anda “daripada tidak bekerja”. Anda akan sulit mendapatkan hasil yang berlimpah!